Purwareja Klampok, 10 Juli 2025 – Sebagai upaya dalam pengembangan dan peningkatan kapasitas pembinaan Gerakan Pramuka ditingkat gugusdepan, Kwartir Ranting (Kwarran) Purwareja Klampok menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD). Sebanyak 39 peserta yang berasal dari gugusdepan diwilayah Kwarran Purwareja Klampok diberikan pendalaman materi tentang keterampilan praktis dan pengetahuan teoritis kepramukaan.
KMD merupakan jenjang pendidikan dasar dalam pembentukan pembina pramuka yang kompeten, profesional dan mahir dalam penyelenggaraan aktivitas kepramukaan dilingkungan gugusdepan. Melalui kurus ini para peserta KMD dibekali materi tentang pengetahuan dan keterampilan kepramukaan (scouting skill) yang merupakan fondasi utama dalam proses pembinaan generasi muda.
Dalam sambutannya, Kak Slamet Kurniadi, S.Pd selaku Ketua Kwartir Ranting Purwareja Klampok mengungkapkan bahwa penyelenggaraan KMD merupakan bentuk komitmen Kwarran Purwareja Klampok untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam Gerakan Pramuka.
“Penyelenggaraan KMD bertujuan untuk membekali para pembina pramuka untuk terus meningkatkan kompetensi dalam bidang kepramukaan, sehingga kegiatan pramuka di gugusdepan dapat lebih hidup, aktif dan mampu berprestasi ditingkat kwartir,” tuturnya.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta KMD mengikuti rangkaian kegiatan yang padat dan bermakna mencakup materi tentang Fundamental Gerakan Pramuka, Prisnsip Dasar Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK), metode pembinaan dan pelatihan, keterampilan dasar kepramukaan, tata upacara pramuka, pengelolaan SKU-SKK, hingga manajemen gugusdepan. Setiap materi dikemas secara teknis untuk memberikan pemahaman mendalam sesusai keadaan di gugusdepan.
Pimpinan Kurus Pusdiklat Kwarcab Banjarnegara, Kak Sugeng Wiyone, S.Pd menekankan pentingnya kursus ini sebagai landasan dalam mencetak pembina pramuka gugusdepan yang terampil dan inovatif di pangkalannya.
“Selama pelatihan, peserta KMD dibina dan dilatih menjadi sosok pembina yang bukan hanya mahir secara teori tetapi matang dalam praktik. Dengan pengalaman yang telah didapatkan, harapannya para pembina dapat mengelola gugusdepannya secara efektif dan terukur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kak Sugeng menegaskan, lulusan KMD harus bisa menjadi pioner dalam melahirkan Pramuka Garuda secara konsisten, sebagai simbol keberhasilan pembinaan berkelanjutan yang berorientasi pada mutu dan karakter. Senada dengan hal tersebut, Ketua Kwarran Purwareja Klampok berharap agar KMD menjadi titik awal dari proses transformasi pembinaan pramuka yang lebih profesional, bermutu, dan berdampak.
Pewarta : Achmad Shobirin 
